Keutamaan Surat Al-Falaq


Mungkin kita pernah merasa was-was, hati gelisah, tidur nggak nyenyak, pikiran terasa berat.

Tapi anehnya, kita sendiri nggak tau pasti, Sebenarnya kita lagi takut sama apa sih?

Orang lain? Luka lama? Atau sesuatu yang bahkan nggak kita pahami?

Kalau di Surah An-Naas, kita diajari untuk berlindung dari bisikan diri sendiri

Maka di Surah Al-Falaq, kita diajari untuk berlindung dari gelap yang datang dari luar.

Maksudnya gimana?

Dalam ayat pertama, Allah langsung ajarkan kita bagaimana cara membentengi diri dari apapun yang ada di luar sana.

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ

"Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh)"

(QS. Al-Falaq: 1)

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, falaq berarti waktu fajar-tanda pertama dari cahaya yang membelah gelap.

Allah sebut diri-Nya Rabbul-Falaq, karena Dia mampu membelah semua bentuk kegelapan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Allah meminta kita berlindung dari apa sih?

مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

"dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan"

(QS. Al-Falaq 2)

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, ini mencakup semua makhluk hidup yang bisa menimbulkan kejahatan baik manusia, jin, maupun binatang.

Allah menciptakan makhluk, bukan berarti menciptakan kejahatan.

Tapi makhluk itu sendirilah yang menciptakan kejahatan dari perbuatannya.

Kita juga diminta berlindung dari kegelapan ketika...

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

"dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,"

(QS. Al-Falaq:3)

Menurut Zubdatut Tafsir min Fathil Qadir, karena di waktu malam, hewan buas keluar dari liangnya, dan orang-orang jahat mulai muncul untuk berbuat kerusakan.

Serta gelapnya malam menyembunyikan banyak keburukan, dan kita nggak pernah tau, apa yang sedang mengintai kita.

Jenis kegelapan berikutnya bahkan lebih halus

وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الفقر ... 

"dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),"

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, ini merujuk pada para penyihir (zaman itu kebanyakan adalah perempuan)vyang meniupkan mantra di simpul-simpul tali: simbol dari sihir yang dilakukan secara tersembunyi dan berbahaya.

Dan ayat ini ditutup dengan ajakan agar kita meminta perlindungan dari :

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

"dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." (QS. Al-Falaq:5)

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, "hasad" ketika seseorang membenci nikmat yang ada pada orang lain, berharap nikmat itu hilang, dan bahkan ingin berpindah kepadanya.

Dan saat iri itu berubah jadi tindakan, di situlah letak bahayanya.

Karena bahayanya hasad, bisa terbawa sampai tidur. Kalau tidak segera dilindungi, bisa sangat berbahaya.

Karena itu kita dianjurkan membaca Al-mu'awwidzatain (Al-Falaq dan An-Naas) sebelum tidur sebagai surah perlindungan.

Karena pada akhirnya, kita ini hanya makhluk yang lemah. Nggak bisa melihat semua yang tersembunyi, nggak bisa menghindari semua kejahatan.

Dan karena itulah, kita berlindung hanya pada satu-satunya tempat paling aman :"Rabbul-Falaq"

Komentar