Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kota Padang

MEKANISME PERLINDUNGAN HUKUM OLEH PEKERJA SOSIAL PADA DINAS SOSIAL KOTA PADANG TERHADAP ANAK KORBAN PELECEHAN SEKSUAL

Gambar
    LEGAL PROTECTION MECHANISM BY SOCIAL WORKERS AT THE PADANG CITY SOCIAL SERVICES FOR CHILD VICTIMS OF SEXUAL ABUSE MEKANISME PERLINDUNGAN HUKUM OLEH PEKERJA SOSIAL PADA DINAS SOSIAL KOTA PADANG TERHADAP ANAK KORBAN PELECEHAN SEKSUAL   Dodi Putra, Otong Rosadi, Susi Delmiati Email: dodiunes23047@gmail.com Otong_rosadi@yahoo.co.uk susidelmiati@unespadang.ac.id     ABSTRACT This research is a legal study with descriptive analytical specifications. The legal protection mechanism used by social workers at the Padang City Social Service for child victims of sexual abuse begins with the reporting stage, which is generally submitted by families, schools, or law enforcement officials to the UPTD PPA or directly to the Social Service. After receiving the report, social workers conduct a rapid assessment of the child's physical, psychological, and social environment to determine the level of risk. If deemed high risk, the child will be placed in a saf...

RENCANA PEMBANGUNAN FLY OVER SITINJAU LAWIK DI LUBUK KILANGAN, APA PERAN DAN FUNGSI KERAPATAN ADAT?

Gambar
  Oleh : Dodi Putra Tanjung Kedudukan hukum Pucuk Adat Enam Suku di Nagari Lubuk Kilangan Kota Padang Sumatera Barat ranah Minangkabau harusnya kuat, baik dari segi adat Minangkabau maupun hukum positif Indonesia, dengan merujuk kepada asal usul Nagari Lubuk Kilangan sebagai rantau dari Luhak Nan Tigo : 1. Kedudukan dalam Adat Minangkabau Pucuk Adat yang tergabung di Kerapatan Adat adalah pemimpin tertinggi adat di suatu nagari atau wilayah adat yang menjadi sumber legitimasi adat. Dalam struktur adat Minangkabau, Pucuk Adat berada di atas Ninik Mamak kaum atau mamak paruik dan unsur lain. Istilah "pucuk" berarti puncak  tertinggi, sehingga wewenangnya mencakup: Menetapkan dan menjaga adat salingka nagari. Menjadi wakil resmi masyarakat adat dalam hubungan keluar, termasuk dengan pemerintah. Mengatur pembagian, penggunaan, dan perlindungan tanah ulayat. Di Lubuk Kilangan, Pucuk Adat diwarisi secara turun temurun dari Luhak Nan Tigo, sebagian besar dari Kubung XIII Solok yang ...

Kepemimpinan Kolektif di Minangkabau, Urang Nan Ampek Jinih dan Jinih nan Ampek

Gambar
Urang Nan Ampek Jinih : • Pangulu • Manti • Dubalang • Malin Jinih nan Ampek : • Imam,  • Katik (Khatib),  • Bila (Bilal) • Qadhi.  Minangkabau dari segi struktur kepemimpinan menganut sistem kepemimpinan adat kolektif   yang berkedudukan disetiap Kaum atau Nagari. Dalam struktur kepemimpinan ini dikenal istilah Urang Nan Ampek Jinih  dan Jinih nan Ampek. Urang Nan Ampek Jinih adalah istilah untuk menyebutkan 4 (empat) unsur pemangku adat di Minangkabau.  Sementara Urang Jinih nan Ampek adalah orang atau unsur yang membantu malin pemangku jabatan pelaksanaan keagamaan (syara'). Unsur Urang Nan Ampek Jinih tersebut adalah Pangulu (Penghulu), Manti, Dubalang dan Malin. Sementara Jinih nan Ampek tersebut adalah Imam, Katik (Khatib), Bila (Bilal) dan Qadhi.  Jabatan Urang nan Ampek Jinih adalah jabatan turun temurun sebagaimana petitih (prosedur) Minangkabau: Biriak-biriak turun ka samak Tibo di samak taruih ka laman Dari niniak turun ka mamak Dari ma...

KEKUATAN PIKIRAN BERPENGARUH PADA KENYATAAN, JADI TETAPLAH BERPIKIR POSITIF

Gambar
Seorang tahanan dijatuhi hukuman mati dengan cara Seorang tahanan dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung, tetapi sekelompok ilmuwan ingin menguji batas keyakinan manusia dan kekuatan pikiran. Mereka mengatakan kepadanya bahwa alih-alih digantung, ia akan dibunuh oleh gigitan ular berbisa. Agar lebih meyakinkan, mereka menunjukkan seekor kobra yang besar dan menakutkan. Tahanan, yang dipenuhi ketakutan, kemudian ditutup matanya. Tanpa sepengetahuannya, para ilmuwan menggunakan jarum tajam untuk menusuk tangannya di tempat yang sama di mana taring ular akan menyerang, mensimulasikan gigitan ular. Saat mereka melihat dari kejauhan, tahanan, percaya bahwa dia keracunan ular, mulai merasakan efek racun yang mengalir di tubuhnya. Meskipun tidak ada racun yang sebenarnya, kepercayaan pria itu pada gigitan ular menyebabkan penurunan fisiknya yang cepat. Dalam beberapa menit, pria itu pingsan dan meninggal. Fenomena ini, meskipun mengejutkan, dikenal sebagai efek placebo di mana keyakinan ...

Pilkada Padang 2024, Butuh Walikota Yang Bernyali, Tegas dan Inovatif

Gambar
  Pilkada serentak akan digelar pada 27 November 2024, tak terasa tinggal beberapa minggu lagi perhelatan politik ini dihelat.  Kota Padang, salah satu kota yang juga akan menikmati perhelatan besar ini. Tiga pasang Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota ikuti kontestasi sebagai pemimpin kota Padang lima tahun kedepan.  Tak tanggung-tanggung, tiga pasang nama besar Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota mencoba meraih simpati masyarakat kota Padang. Ada pasangan Fadly Amran dan Maigus Nasir, Iqbal dan Amasrul, lalu ada incumbent Hendri Septa yang berpasangan dengan Hidayat. Latar belakang ke tiga pasang ini pun luar biasa, ada mantan Walikota, mantan anggota DPRD Provinsi, ada mantan jubir Capres 2024 lalu! Berlatar belakang politikus, pengusaha, psikolog dan ada juga ustadz. Seru ini tentunya. Didukung pula oleh partai-partai besar.  Dari semua pasangan ini sudah pasti menjanjikan yang terbaik bagi kota Padang. Bahkan hal-hal yang rasanya tidak terjangkau oleh APB...