Yaldi Chaniago : Membangun Kreatifitas Pemuda Melalui Dunia Jurnalistik
Selain konsen di Bidang pemberdayaan ekonomi pemuda melalui kegiatan Usaha Ekonomi produktif, Karang Taruna Kota Padang juga sedang mengupayakan kegiatan pemuda di bidang jurnalistik.
Mengingat keterbukaan informasi publik saat ini, dan banyaknya media yang bermunculan, termasuk media online yang tentu akan bisa menyalurkan hobi generasi muda dalam bidang pemberitaan, maka bisnis media online ini juga cukup menjanjikan untuk membuka lapangan kerja bagi generasi muda.
Seiring dengan itu, Ketua Karang Taruna Kota Padang Yaldi Chaniago mengatakan sedang mencoba mengembangkan sebuah media online yang kedepan diharap bisa menjadi sisi lain kegiatan positif kepemudaan di Kota Padang.
"Kita sedang menyiapkan tim profesional yang akan menjalankan media online tersebut", kata Yaldi.
"Mengingat bahwa dalam menjalankan media online tersebut butuh tenaga profesional dan tampilan Web yang mendukung, maka kita akan coba gandeng pihak-pihak terkait yang bisa mensupport serta memberikan pelatihan kepada generasi muda bagaimana cara menjadi seorang jurnalis dan tata kelola media yang baik," tambah Yaldi.
Media online yang di lebel nama SWARA TARUNA itu sudah mulai tayang dengan beberapa berita ringan, saat ini sebagai langkah awal dan perkenalan sudah disiapkan media dalam format Blogger, yang masih dalam kapasitas dan tampilan terbatas.
"Ini sebagai bentuk keseriusan kita untuk menjajaki mendirikan media online yang lebih profesional sesuai kaidah jurnalistik," ujar Yaldi.
Kedepan Karang Taruna Kota Padang akan melakukan pelatihan Jurnalistik dan Tata kelola Website sehingga melahirkan tenaga yang siap pakai untuk menjalankan media online ini.
Selain pemberitaan terkait kegiatan kepemudaan yang perlu di ekspos, media ini juga akan meliput kegiatan-kegiatan lain sebagaimana layaknya sebuah media pemberitaan profesional.
"Kami berharap dukungan serta masukan dari berbagai pihak, sehingga rencana ini bisa terlaksana dengan baik dan menjadi wadah positif baik secara intelektual maupun secara ekonomi bagi penggiatnya," tutup Yaldi. (DT)

Komentar
Posting Komentar