Penyebar Hoax Dimasukan oleh Allah Kedalalam Golongan Orang Fasik dan Bodoh (Al hujurat ayat 6)
QS. Al-Hujurat Ayat 6, artinya :
6. Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.
Mengkaji tafsir QS. al-Hujurat: 6 ini juga memberikan pemahaman bahwa sebelum menerima atau menyebarkan suatu berita, hendaklah ber-tabayyun atau mengecek, apakah berita yang diterima dan akan disebarkan tersebut tidak mengandung unsur kedustaan atau dapat merugikan orang lain.
Sebagai bentuk kewaspadaan, pada ayat ini (Hujurat ;6) Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman supaya benar-benar meneliti berita yang berasal dari orang-orang yang fasik, sehingga nantinya tidak ada yang mengambil keputusan dan melakukan tindakan berdasarkan perkataan dari orang fasik tersebut.
Maraknya isu hoaks ini juga tidak terlepas dari rendahnya literasi dan budaya baca dikalangan masyarakat kita. Termasuk juga tidak paham teknologi digital yang memudahkan orang untuk mengedit photo dan video untuk kepentingan mereka. Kemudian di share diberbagai platform media sosial secara acak dan berulang. Dan dianggap benar oleh masyarakat yang rendah literasi serta gagap teknologi.
Agama islam menganjurkan ummatnya untuk berhati-hati dan selalu mengecek informasi dan berita yang diterima terlebih dahulu. Secara bahasa keagamaan hal ini disebut tabayyun.
Melawan hoax berarti memberantas kebodohan dan pembodohan. Menghindari dosa fitnah dan ghibah.
Stop Hoax, gunakan akal sehat. (*)

Komentar
Posting Komentar