Tips Berdiskusi di Grup Whatsapp

Sumber Photo : Internet


Whatsapp (WA) grup adalah salah satu platform yang saat ini banyak digunakan oleh pengguna media sosial untuk berdiskusi, bermacam topik di diskusikan. Mulai dari soal keluarga, pendidikan, budaya, sejarah dan politik. Yang terakhir ini yang cukup mendominasi diberbagai grup Whatsapp. Namun sering ditemukan pola diskusi yang tidak terarah, dan hasil akhir tidak jelas, sehingga diskusi yang harusnya menarik menjadi tidak ada manfaat. 

Menjalankan diskusi yang tertib dan konstruktif dalam sebuah grup memerlukan beberapa prinsip dasar. 

Berikut beberapa tips diskusi di Whatsapp Grup yang kami rangkum dari berbagai sumber. 

Mulai dengan Sapaan dan Pengantar yang Ramah:

Mulailah diskusi dengan sapaan yang ramah dan pengantar singkat untuk menciptakan atmosfer positif.

Tetapkan Aturan Dasar Grup:

Tentukan aturan dasar untuk diskusi. Pastikan anggota grup tahu apa yang diharapkan dari mereka, seperti menghormati pendapat orang lain, tidak menggunakan bahasa kasar, dan menjauhi topik sensitif.

Definisikan Tujuan Diskusi:

Jelaskan dengan jelas tujuan dari diskusi tersebut agar semua anggota memiliki pemahaman yang sama. Ini dapat membantu mengarahkan percakapan agar tetap fokus dan produktif.

Dengarkan Dengan Seksama:

Berikan perhatian penuh pada pendapat anggota lain. Dengarkan dengan seksama sebelum memberikan respons. Hal ini menunjukkan penghargaan terhadap pandangan mereka.

Hindari Bahasa Kasar dan Sindiran:

Hindari penggunaan bahasa kasar atau sindiran yang dapat memicu konflik. Pilih kata-kata dengan hati-hati untuk menghindari salah paham atau ketidaknyamanan.

Berikan Argumen dengan Bukti dan Data:

Jika menyampaikan pendapat, usahakan menyertakan bukti atau data yang mendukung argumen Anda. Ini dapat memberikan landasan yang lebih kuat pada diskusi.

Hormati Perbedaan Pendapat:

Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda. Hormati perbedaan pendapat dan hindari menggiring diskusi ke arah konfrontasi. Fokus pada persamaan dan temukan titik persetujuan.

Gunakan Gaya Komunikasi yang Positif:

Gunakan bahasa tubuh yang positif dan jaga nada suara. Ini membantu menciptakan atmosfer yang ramah dan terbuka.

Jangan Bersifat Personal:

Jika tidak setuju dengan suatu ide, fokuskan kritik pada ide tersebut, bukan pada individu yang menyampaikannya. Hindari mengkritik secara personal.

Berikan Kesempatan pada Semua Anggota:

Pastikan setiap anggota grup memiliki kesempatan untuk berbicara. Hindari dominasi percakapan oleh satu atau beberapa orang saja.

Rekapitulasi dan Kesimpulan:

Sebelum mengakhiri diskusi, lakukan rekapitulasi singkat dan tarik kesimpulan. Pastikan semua poin telah dibahas dan setiap anggota paham dengan hasil diskusi.

Evaluasi dan Umpan Balik:

Setelah diskusi, lakukan evaluasi terhadap jalannya diskusi. Berikan umpan balik konstruktif untuk membantu perbaikan ke depannya.

Dengan menerapkan tata cara ini, diharapkan diskusi dalam grup dapat berjalan dengan tertib dan konstruktif, menciptakan lingkungan yang mendukung pertukaran ide dan pemikiran. (*) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENCANA PEMBANGUNAN FLY OVER SITINJAU LAWIK DI LUBUK KILANGAN, APA PERAN DAN FUNGSI KERAPATAN ADAT?

Kepemimpinan Kolektif di Minangkabau, Urang Nan Ampek Jinih dan Jinih nan Ampek

LAHIRNYA FORUM NAGARI DI LUBUK KILANGAN, DITINJAU DARI ASPEK HISTORIS