Jangan Jumawa, Jangan Pula Merana


Pilkada itu pesta rakyat yang harus disambut dengan riang gembira, meski tak ada kedekatan dengan paslon yang berlaga. 

Jangan membuat jarak antara teman dan saudara hanya karena berbeda KADA, maksudnya beda pilihan calon KADA. 

Jangan pula galak surang mancaliak asoy tabang, lantaran paslon yang di pilih kalah di Pilkada ini.

Jangan pula merasa paling hebat dan jumawa karena paslon yang dipilih menang pilkada, tokh kinerja kedepan belum tentu sebaik dan seindah yang di gaungkan dan di janjikan. 

Tak perlu pula mengagungkan yang menang, lalu merendahkan yang kalah dan tidak beruntung. 

Karena yang mengangkat pemimpin itu, adalah hak mutlak Allah, baik itu pemimpin mukmin maupun fasik atau kafir sekalipun. Itu yang harus pahami dari Kalamullah.

Dalam surat Ali Imran 140, Allah SWT menjelaskan sebuah hukum yang berlaku di alam semesta:

وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ

"Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)."

Kejayaan dipergilirkan dari satu kekuasaan kepada kekuasaan yang lain.

Surat Ali Imran 26;

Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. 

Jadi jelas ya, kemenangan dan kekalahan seseorang calon pemimpin bukan karena kehebatan dan kelemahan tim suksesnya. 

Bukan pula karena kehebatan atau kelemahan si calon pemimpin tersebut. 

Tapi semua karena takdir Allah!. 

Jadi, sudahlah tu sindir menyindir, tokh pada akhirnya kita menjalani hidup masing-masing tanpa modal dari si Gubernur atau Walikota yang terpilih. 

Biduk Lalu Kiambang Batawik. 


DPT

@bukan timses

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENCANA PEMBANGUNAN FLY OVER SITINJAU LAWIK DI LUBUK KILANGAN, APA PERAN DAN FUNGSI KERAPATAN ADAT?

Kepemimpinan Kolektif di Minangkabau, Urang Nan Ampek Jinih dan Jinih nan Ampek

LAHIRNYA FORUM NAGARI DI LUBUK KILANGAN, DITINJAU DARI ASPEK HISTORIS